Pemrograman Berorientasi Objek
Objek juga memiliki karakteristik yang digunakan untuk menggambarkannya. Contohnya, kucing yang berwarna putih, atau bisa juga ada yang berwarna hitam. Karakteristik ini juga disebut attribute. Attribute menggambarkan keadaan objek saat ini.
Di dunia nyata, setiap objek berperilaku dengan caranya sendiri. Misalnya, cara kucing untuk berlari berbeda dengan cara manusia untuk berlari. Perilaku ini juga disebut behavior.
Kesimpulannya, masing-masing objek memiliki 3 dimensi, yaitu identitas, atribut, dan perilaku. Atribut menggambarkan keaadaan objek, dan apa yang mampu dilakukan objeknya menunjukan tindak perilaku objek.
Dalam OOP, objek disimpan dalam kelas. Kelas menggambarkan apa objek itu, namun terpisah dari objek itu sendiri. Dengan kata lain, kelas dapat dikatakan sebagai blue print, deskripsi, atau definisi untuk sebuah objek. Anda dapat menggunakan kelas yang sama sebagai blue print untuk membuat beberapa objek. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendefinisikan kelas terlebih dahulu, yang kemudian menjadi blue print untuk penciptaan objek.
Setiap kelas memiliki nama, dan masing-masing digunakan untuk mendefinisikan atribut dan perilaku.
Javascript menggunakan OOP dengan tipe pemrograman Prototype yang tidak membutuhkan sebuah kelas dan hanya membutuhkan objeknya saja.
Interaksi User
Interaksi user dibuat untuk membuat web menjadi lebih menarik, ataupun digunakan juga untuk membantu developer dalam pemanggilan fungsi.
BuatFungsiPBO.html
Hasil
BuatFungsiPBO2.html
Hasil
BuatInterfacegetElementsByTagName.html
Hasil
BuatInterfaceTextBoxandButtontoAlert2.html
Hasil
BuatInterfaceTextBoxandButtontoAlertto Array.html
Hasil
BuatInterfaceTextBoxtoAlert.html
Hasil
0 Comments